(Saya jelas tidak tahu-menahu mengenai jenis penulisan di bawah ini, tetapi saya tahu bahwa tingkat ke-ngawur-an dari tulisan ini sangat rendah hingga tidak akan mempengaruhi kesehatan pikiran anda. Bagi pecinta komik, maaf saya tidak bisa memuaskan selera anda.)
Saturday, June 29, 2013
Friday, June 21, 2013
Simplicity of Life
(terinspirasi dari cara hidup beberapa orang teman baik dan merupakan sebuah perenungan yang belum usai, dan secara konsep diarahkan oleh pengajaran Pst. Rubin Ong)
Simplicity is the state or quality of being simple. It usually relates to the burden which a thing puts on someone trying to explain or understand it. Something which is easy to understand or explain is simple, in contrast to something complicated.(Wikipedia)
"Simplicity" umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi "kesederhanaan" (matur nuwun mbah Gugel!)
Monday, April 22, 2013
Sekolah Jalanan Series: Curhat Seorang Pengguna Jalan (Kehidupan)
Tiga puluh (30) kilometer adalah jarak minimal yang saya tempuh tiap hari selama seminggu untuk melakukan aktivitas pekerjaan saya. Walaupun tidak begitu jauh (uhukkk....), namun perjalanan tersebut saya isi (dengan sedikit terpaksa) dengan pengamatan-pengamatan ringan dan eksperimen-eksperimen kecil yang menghasilkan beberapa pemikiran yang akan saya coba jatimkan (kalo di Bandung jadi "jabarkan" :p) secara empiris dalam seri tulisan ini.
Tuesday, March 19, 2013
Hujan Lokal
Masalah adalah hal yang sangat manusiawi ditemui di dalam semesta berpikir manusia. Seringkali hal tersebut menjadi monster yang selalu kita hindari, dan ketika kita berada di dalamnya, seolah-olah dunia ini berakhir. Reaksi umum yang dialami kebanyakan dari kita adalah "galau". Dan dampak umum dari kegalauan adalah kehidupan yang kontraproduktif. Itulah kondisi yang menurut saya tidak bermutu!
Sunday, February 3, 2013
BERSEKOLAH pada KERUWETAN
(sebuah sobekan dari buku NGELMU SUSAH tulisan Bondan Wahjoedi)
Simpul-simpul di negeri tercinta ini sudah sangat kompleks seolah membuntu tak teruraikan lagi. Tanpa mengurangi rasa kebangsaan yang masih ada, sejujurnya kita semua telah dan sedang bersekolah pada keruwetan. Masih adakah celah pada tembok kebuntuan ini bagi mereka yang berkehendak baik?
First Think First
Selamat, anda sudah terarahkan ke blog saya.
Semoga wawasan anda terkontaminasi dengan coreta-coretan pemikiran yang sudah saya ratifikasi dalam blog ini.
Sekali lagi, selamat.
Semoga wawasan anda terkontaminasi dengan coreta-coretan pemikiran yang sudah saya ratifikasi dalam blog ini.
Sekali lagi, selamat.
Subscribe to:
Posts (Atom)